Logo

JAM BUKA

Senin - Jum'at, 08.00 - 16.00
Sabtu, 08.00 - 14.00

TELEPON

(0721) 259212 / 260750

Oleh: kopditmekarsai di Kegiatan • 209 views

Kegiatan
BANDAR LAMPUNG, 11 September 2026 — Sebanyak 50 anggota KSP Kopdit Mekar Sai mengikuti Kursus Dasar (KURDAS) Koperasi Angkatan XXXIV yang digelar selama tiga hari, 11–13 September 2026, di Aula KSP Kopdit Mekar Sai, Pahoman, Bandar Lampung. Mengangkat tema “Reideologisasi Koperasi untuk Memperkuat Peran Pemilik”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KSP Kopdit Mekar Sai untuk terus memperkuat pemahaman anggota tentang jati diri koperasi sekaligus membangun kesadaran bahwa anggota memiliki posisi strategis sebagai pemilik koperasi. Tema yang sama sebelumnya juga diusung dalam Kursus Dasar Angkatan XXXIII yang dilaksanakan pada Juli 2026. Konsistensi tema tersebut menunjukkan bahwa penguatan kembali pemahaman ideologi koperasi menjadi perhatian penting dalam pendidikan anggota KSP Kopdit Mekar Sai.

Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang dihadiri jajaran pengurus, pengawas, manajemen, panitia, serta para peserta Kursus Dasar. Dalam sambutannya, Ketua Pendidikan KSP Kopdit Mekar Sai, Matias Sira Leter, menegaskan bahwa pendidikan anggota merupakan bagian penting dalam kehidupan koperasi. Menurutnya, Kursus Dasar tidak sekadar menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan tentang koperasi, tetapi juga menjadi momentum bagi anggota untuk memahami secara lebih mendalam hak dan kewajibannya.

“Kursus Dasar Koperasi adalah salah satu pendidikan yang diberikan kepada anggota. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota dapat menyadari hak dan kewajibannya sebagai anggota,” ujar Matias.
Kesadaran tersebut dinilai penting karena keberadaan koperasi pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari peran aktif para anggotanya. Semakin baik pemahaman anggota terhadap koperasi, semakin besar pula peluang anggota untuk terlibat dalam menentukan arah dan perkembangan koperasi.

Hal senada disampaikan Ketua Pengurus KSP Kopdit Mekar Sai sekaligus Ketua Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Caraka Utama Lampung, Andreas Muhi Pukai. Dalam sambutannya, Andreas menyampaikan bahwa KSP Kopdit Mekar Sai telah menjadi salah satu koperasi yang menjadi tolok ukur bagi koperasi-koperasi di Lampung. Menurutnya, capaian tersebut tidak lahir begitu saja, melainkan merupakan hasil dari keterlibatan dan partisipasi aktif anggota dalam perjalanan koperasi.

“KSP Kopdit Mekar Sai menjadi salah satu koperasi yang menjadi tolok ukur bagi koperasi-koperasi yang ada di Lampung. Semua itu tidak terlepas dari peran aktif anggota,” ungkap Andre.

Ia menambahkan, keberhasilan yang telah dicapai KSP Kopdit Mekar Sai harus menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, perkembangan koperasi ke depan tidak hanya menjadi tugas pengurus maupun pengelola, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh anggota sebagai pemilik koperasi. “Perkembangan KSP Kopdit Mekar Sai ke depan merupakan tanggung jawab seluruh anggota,” tegasnya.

Pesan tersebut sekaligus menempatkan pendidikan anggota sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan koperasi. Anggota yang memahami peran dan tanggung jawabnya diharapkan tidak hanya aktif menggunakan produk dan layanan koperasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap tata kelola, perkembangan, serta masa depan koperasi.

Selain seremoni pembukaan, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tata tertib pelaksanaan Kursus Dasar. Tata tertib tersebut disampaikan sebagai pedoman bersama agar seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari dapat berlangsung dengan tertib, disiplin, dan sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Kursus Dasar Angkatan XXXIV diharapkan menjadi ruang belajar bersama bagi para anggota untuk kembali memahami nilai, prinsip, dan semangat koperasi. Lebih dari sekadar kegiatan pendidikan, Kursus Dasar menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali kesadaran bahwa koperasi adalah milik anggota dan keberlangsungannya sangat bergantung pada partisipasi para pemiliknya.

Dengan semangat “Reideologisasi Koperasi untuk Memperkuat Peran Pemilik”, KSP Kopdit Mekar Sai terus mendorong lahirnya anggota yang semakin sadar, aktif, kritis, dan bertanggung jawab dalam membangun koperasi. Sebab, koperasi yang kuat bukan hanya ditentukan oleh pengurus dan pengelola yang baik, tetapi juga oleh anggota yang memahami, mencintai, dan mengambil bagian dalam menentukan masa depan koperasinya.
Sampai akhir Agustus 2026, KSP Kopdit Mekar Sai mempunyai 23.492 anggota dan aset sekitar Rp 500 M.

Penulis : Priska Tampubolon
Disunting oleh : Tim IT Mekarsai