Bandarlampung, 22 Juli 2026 – KSP Kopdit Mekar Sai sukses menyelenggarakan Kursus Dasar Koperasi yang berlangsung selama tiga hari, pada 17–19 Juli 2026, bertempat di Aula KSP Kopdit Mekar Sai. Kegiatan ini mengangkat tema "Reideologisasi Koperasi untuk Memperkuat Peran Pemilik", sebagai upaya memperkuat pemahaman anggota terhadap nilai, prinsip, dan jati diri koperasi.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus KSP Kopdit Mekar Sai, Andreas Muhi Pukai, menegaskan pentingnya mengembalikan koperasi pada tujuan utamanya, yaitu membangun kualitas manusia, bukan semata-mata mengejar pertumbuhan uang atau modal.
"Koperasi harus kembali kepada tujuan awalnya, yaitu berorientasi membangun manusianya, bukan uangnya. Ketika kualitas anggota semakin baik, maka koperasi juga akan bertumbuh semakin kuat," ujar Andre.
Beliau juga mengajak seluruh anggota untuk menyadari bahwa mereka bukan sekadar pengguna layanan koperasi, melainkan pemilik yang memiliki tanggung jawab bersama dalam mengembangkan koperasi. Oleh karena itu, keterlibatan aktif anggota dalam berbagai kegiatan dan pengambilan keputusan menjadi salah satu kunci keberhasilan koperasi.
Kursus Dasar ini diikuti sebanyak 41 peserta dengan semangat dan antusiasme yang tinggi. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta aktif mengikuti setiap sesi pembelajaran, yang terlihat dari banyaknya pertanyaan, diskusi, serta saran dan masukan yang disampaikan. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kepedulian anggota terhadap perkembangan dan masa depan KSP Kopdit Mekar Sai.
Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi yang memberikan pemahaman menyeluruh mengenai koperasi, mulai dari sejarah dan jati diri koperasi, struktur organisasi dan tata kelola, peran pengurus, pengawas, manajemen, hingga mekanisme pengelolaan koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
Salah satu materi yang mendapat perhatian khusus adalah peran perempuan dalam koperasi yang disampaikan Ch. Dwi Yuli Nugrahani. Dalam sesi tersebut dibahas pentingnya memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan koperasi. Materi ini menjadi pengingat bahwa praktik diskriminasi terhadap perempuan masih terjadi di berbagai sektor, sehingga koperasi diharapkan mampu menjadi organisasi yang menjunjung tinggi nilai kesetaraan, keadilan, dan partisipasi seluruh anggotanya tanpa membedakan gender.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, pada hari terakhir panitia memberikan berbagai penghargaan kepada peserta yang menunjukkan capaian terbaik selama pelatihan. Penghargaan tersebut meliputi kategori Yel-yel Terbaik, Peserta dengan Skor Tertinggi, serta Peserta dengan Pemahaman Terbaik berdasarkan hasil evaluasi selama seluruh sesi berlangsung.
Acara ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan peserta yang mewakili generasi muda dan generasi senior. Keduanya menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai koperasi, memperkuat rasa memiliki terhadap KSP Kopdit Mekar Sai, serta meningkatkan motivasi untuk berperan aktif dalam memajukan koperasi.
Melalui penyelenggaraan Kursus Dasar ini, KSP Kopdit Mekar Sai berharap seluruh peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menghidupkan kembali nilai-nilai dasar koperasi. Semangat reideologisasi diharapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata melalui partisipasi aktif anggota sebagai pemilik, pengguna, sekaligus penggerak utama kemajuan koperasi.
Penulis : Priska Tampubolon
Disunting oleh : Tim IT Mekarsai
Penulis : Priska Tampubolon
Disunting oleh : Tim IT Mekarsai