KSP Kopdit Mekar Sai terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan fungsi edukasi kepada masyarakat. Pada Senin, 30 Maret 2026, jajaran pengurus dan manajemen Mekar Sai menggelar kegiatan sosialisasi bagi para orang tua dan wali murid di TK Sabrina Tuzzahrah, Sukarame II, Telukbetung Barat, Bandar Lampung.
Kegiatan yang diwarnai halal bi halal ini dihadiri oleh 28 orang wali murid, Kepala Sekolah TK Sabrina Tuzzahrah, Koordinator Unit, serta perwakilan dari Kopdit Mekar Sai yang terdiri dari dua orang pengurus dan dua orang staf manajemen.
Kesaksian Nyata Kebermanfaatan Koperasi
Kepala Sekolah TK Sabrina Tuzzahrah, Ibu Siti Halimah, dalam sambutannya menyambut baik kehadiran tim Mekar Sai. Beliau tidak hanya membuka acara, tetapi juga memberikan testimoni pribadi mengenai pengalamannya menjadi bagian dari koperasi ini selama hampir dua dekade.
"Saya sudah menjadi anggota sejak tahun 2007. Banyak sekali manfaat yang sudah saya dapatkan selama ini. Kepercayaan saya terhadap Mekar Sai membuat kini suami dan anak-anak saya semuanya juga telah resmi menjadi anggota," ujar Ibu Siti di hadapan para wali murid.
Bukan Sekadar Mengajak, Tapi Mengedukasi
Wakil Pengurus Kopdit Mekar Sai, Matias Sira Leter, dalam pemaparannya menegaskan bahwa kehadiran mereka di sekolah tersebut bukan semata-mata untuk menjaring anggota baru. Ia menekankan bahwa misi utama kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial koperasi.
"Mekar Sai hadir di sini untuk menjalankan tanggung jawab sosialnya, yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana mengelola keuangan keluarga dengan bijak," jelas Matias.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengurus Kopdit Mekar Sai, Andreas Muhi Pukai, turut meneguhkan pentingnya peran koperasi sebagai sekolah ekonomi bagi anggotanya. Ia mengajak para orang tua untuk mulai membangun kebiasaan baik dalam mengelola dana rumah tangga.
"Koperasi mengajarkan kita untuk disiplin menabung. Dengan menabung, kita sedang membangun fondasi yang kuat untuk mewujudkan kebebasan finansial keluarga di masa depan," tambah Andreas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua siswa di TK Sabrina Tuzzahrah mendapatkan wawasan baru mengenai pengelolaan keuangan yang sehat melalui prinsip-prinsip perkoperasian yang berlandaskan gotong royong dan kemandirian*** (Ias).